Minggu, 13 Oktober 2013

happy 2nd anniversary (versi 2) -masih dalam perbaikan-

Hari Rabu 9 oktober 2013 sepulang kuliah diriku tak langsung menuju kerumah melainkan ke Purimas untuk memesan sebuah tart. Sesampainya di Purimas tangan ini sibuk membalikan halaman perhalaman dan mataku semakin liar saja melihat-lihat desain tart. Dan akhirnya kupilih cake dengan desain terlihat klasik. Dengan cream warna dasar putih dan cream coklat yang berulir.

"Ini mba.."
"Yang ini? Tulisannya mau apa mba?"
jemariku hanya menulis
'anniversary', simple.. dan aku membayangkan diatasnya terdapat lilin angka 2
"aku DP lima puluh ya mba.."
"oh iya , mau di ambil kapan mba?"
"jumat jam 6 sore "

setelah memesan akupun menuju kerumah, hari yang melelahkan ditambah dengan suhu udara yang amat panas. Sesampainya dirumah segera kupasang paku di dinding kamar. Yup! setelah semuanya rampung tanganku pun bersms ria dengan kekasihku disana.

Sebenarnya ingin sekali memberikan kejutan langsung di Purwokerto sana, tapi apa daya tak ada keberanian. Taksabar untuk bertemu dengannya, seakan detik berlalu sangat lama. 2 hari menunggu bertemu dengannya  membuatku terus membayangkan apa saja yang kurang saat cake itu kupesan.

**************************

Kamis malam tiba-tiba saja laptop asus hijauku bermasalah. Hhh.. untung saja ada abas kami janji untuk bertemu di alun-alun tentu saja dengan atas seizin kekasihku. Alhamdulillah laptopku tidak terjadi masalah yang berat. Saat perjalanan pulang ke rumah melewati toko purimas. Inginnya sih melihat kesana untuk mengecek apakan ada yang salah atau tidak tapi rasanya terlalu malas, akhirnya kulewati saja.

Dirumah kutonton acara kesayanganku Hitam Putih. Tak ingat secara detail apa tema saat itu tapi entah kenapa saat sedang terlenanya menonton aku teringat cake yang aku pesan.
"masa cuma tulisan anniversary sih.. nggada tanggalnya"
kulempar pandangan mataku ke arah jam dinding.
"duh jam 10, udah tutup apa belum yaah purimasnya?"
"ah di cek dulu lah"
jaket ,kunci motor dan helm pun segera ku persiapkan dan segera menancap gas menuju purimas. Dinginnya angin pukul 10 malam baru pertama kali kurasakan, tak nyaman. Motor xeon kesayangan itu melaju dengan kecepatan 40 km/jam. BRRR anginnya... sepinya jalanan... sia sia kalo purimas tutup.

Dedy jaya terlewati, taklama lagi purimas. "buka.. masih buka plis" batinku.

7 meter, 6 meter, 5 meter hingga meter terakhir..

DAN TERNYATAAAA...

TUTUP!!!!!!!!!!!

oh no...
ya Allah...

bagaimana ini...
ToT

esok tak libur, ada 2 mata kuliah..

dalam perjalan pulang yang tak bersemangat itu k paksakan otak ini berfikir bagaimna caranya agar tulisan dalam cake itu dapat diubah.
tiba - tiba saja ide datang..

"oh iya ! besok kan bahasa inggris jam 8 sampe jam 10, MK nya pa oman jam set 10 sampe selese . aku ke purimasnya jam 10-an aja. Kalo pulang kuliah takutnya udah telanjur di tulis lagi. hehehe okeh! sip!"

ujarku sambil mengendarai motor, bicara sendiri, tersenyum sendiri. semoga saja tak ada yang melihatku.

********* jumat,12 okt 2013*********

mata kuliah bahasa inggris tak begitu kuperhatikan karena pikiran ini sudah tak karuan. Saat pelajaran selesai langsung saja kuturuni anak tangga setengah berlari yang lumayan banyak karena kampus itu berlantai 4. Motor sudah sengaja terparkir di tempat yang strategis supaya tak membutuhkan banyak waktu untuk keluar.
ya diriku menuju purimas secepat mungkin mengejar waktu supaya tak tertinggal mata kuliah yang kedua. Sebenarnya belum terlalu berani untuk melaju cepat xeonku itu melewati bus dan truk. Tapi demi datang tak telat saat mata kuliah Pa Oman karena ada penilaian Alice, kunekadkan saja. Sesampainya disana..

"mba, aku mau ngedit tulisan di cake nya bisa?"
"kertasnya mana mba?"
kuambil kertas itu segera dari dompet berwarna orange super besar bertuliskan Planet Ocean.
"sebentar ya mba" ujar mba pelayan.
setelah dia memberikan kertas, tangankupun segera menulis

anniversary  Happy Anniversary Love
9-10-13

Alhamdulillah aku sempat mengubah kata anniverssary saja dengan kalimat yang sepantasnya.
"makasih ya mba" ujarku dan tanpa menungu balasan langsung saja kusambar motorku dan menuju kampus lagi berharap tak ketinggalan matkul. Sejujurnya ingin sekali kulaju motor dengan cepat namun diri ini kembali teringat trauma karena sebelumnya pernah kutabrak mobil dari belakang karena saat itu sedang terburu-buru dan dengan kecepatan yang tinggi pula, untung saja tak ada apa-apa.

************************
2 hari berlalu, Minggu, 12 Oktober 2013
kekasihku akan pulang sore ini pukul 5 kemungkinan sampai di Tegal. Kesenanganku bertambah begitu pula dengan kegalauanku ini. Mengapa baru kusadari 'siapa yang akan membantuku membawa cake nanti..?'
oh Allah, 
waktu demi waktupun berlalu. ternyata kucrit temanku mengajak untuk menemani deposit pulsa. Hmmm aku berharap semoga saja dia dapat membantu untuk mengantar tart itu ke rumah kekasihku. Saat kami sedang asyiknya berbincang dengan kucrit,handphone kesayanganku berbunyi


1 new message from Dasikin 

Alhamdulillah, sudah sampai kekasihku dan itu mengingatkan sehabis maghrib nanti aku harus membawa cake itu sendirian. Dikarenakan kucrit tidak dapat menemaniku  karena dia harus pulang saat maghrib nanti.
pukul 5 aku dan kucritpun pulang. Oh tidak, kucrit masih pergi main ke McD. sedangkan aku bergegas mandi dan sholat. setelah itu kukirim sebuah pesan untuk kucrit

" Pliis banget crih nemenin aku yaah" rengekku
"Iya , jam 7 balik yah" ujarnya

"yaah .. masih kangen kali kalo jam 7 udah pulang, orang abis maghrib baru ambil ke purimas mungkin jam 6:10 baru keluar rumah. Perjalanan ke purimas 15 menit. itu belum sama jemput kucrit di McD terus belum waktu perjalanan ke cabawannya. butuh 20 menit kalo lancar ato rada ngebut. Jam 7 juga udah pulang. kalo dikira-kira jam 6:10 + 15mnt+5mnt(lama waktu kira-kira di purimas di purimas)+20mnt)= 6:50 . berarti di rumah bebebhnya cuma 10 menit doang!!!!! Ampuun. ngerti kaya gini mending ke purwokerto aaja yah!"

gumanku dalam hati ditemani dengan alis yang mengkerut.

kemudian kutulis pesan lagi namun kali ini tertuju pada mba Rizky.
"mba, gimana nih..?"

tak lama menunggu ada pesan balasan,

"iya de, kamu kesininya abis magrib yah soalnya isya pada mau berangkat ke tunangannya sodara"

dalam hati kuberguman "haaah... abis maghrib? isya rumah udah kosong?"
*bengong*bingung*remes-remeskepala*inirealloh!*

"hah? yah mba kayanya ngga bisa deh kalo sebelum isya soalnya aku kan ambil cakenya sendirian ini"

yaah, ku yakin dapat berusaha sendiri karena merasa tak bisa bergantung pada kucrit. Lebih baik kulakukan sendiri. *fighting!*

"yaudah deh de ntar mba bantu" balasan pesannya

yeeey mba rizky mo bantu... senangnyaa, alhamdulillah alhamdulillah,
eits, tunggu.. secepat mungkin kubalas lagi pesannya

"sih gimana mba?"

kubayangkan :
1.aku yang menjemput mba rizky kemudian kita ke purimas dan balik lagi kerumahnya lalu aku pulang setelah itu
atau
2.mba rizky yang kerumahku lalu kita ke purimas kemudian kerumahnya dan pulangnya aku diantar kekasihku

tidak mungkin untuk melakukan itu semua.
tahap awal akan membuatku 4x jalan tegal-cabawan dan tahap kedua ku berpikir tidak mungkin menyusahkan mba rizky

pesan balasan kembali datang "iya ya de gimana"
apa kubilang..
hhh sudahlah , esok hari saja kuberikan kejutan. malam ini GAGAL.
handphoneku pun berbunyi kembali. 
"vi gimana jadi ngga? aku mo pulang nih, kalo jadi aku kerumah kamu" pesan dari kucrit rupanya
"ngga jadi wis crih, aku bingung. sendiri aja wis" balasku
"heh sing bener? koen bisa nggawa dewekan?" dalam menulis pesanpun tetap terlihan ladhak  Adhiwernanya.
"iyaaah... doakan yaaaa..ToT" balasku singkat

handphone kembali berbunyi. ternyata dari mba rizky
"de kita nggajadi ikut pergi kamu kerumah jam 7 lebih nggapapa"
aduh, aku merasa tidak enak karena gara-gara aku mereka batal ikut.. :'(
"ya Allah mba, maaf ya mba.. nggapapa mba?" 
"iya gapapa de"

ya Allah, antara senang dan tak enak.. tetapi, ah sudahlah. Aku yang sudah siap sejak maghrib pun bersiap-siap untuk mengambil tart pesanan di purimas. jegging biru dongker atasan kemeja pink dari mamanya bebebh dan kerudung motif tulisan channel warna dasar putih. Takmau ribet malam ini, untuk meyeimbanginya kugunakan wedges pemberiannya agar tak terkesan terlalu santai.
"Bismillahirrohmanirrohiim" kustarter xeonku yang lupa akan dimandikan karena pergi dengan kucrit. Tujuan pertama pom bensin karena takut bensin habis dan sudah kusiapkan lembaran 10.000 rupiah di jaket karena tak mau ribet mengeluarkan dompet dari tas. Setelah beberapa meter jalan baru kuingat tadi sepulang kuliah sudah kuisi. yasudah lanjut saja kePurimas.

*****skip*****
Setelah memarkirkan motor kumasuki toko itu, ternyata ada adi dengan pacarnya. 
"hayooo"
"eh mau apa vi?"
"ambil kue, aku anniversarry loooh..."
"whaa? yang keberapa ?"
"2.. hehe"
"yee mau dibayarin sama mbaknya hehe" kata pacarnya
" hehehe ... bingung nih cara bawannya..."
" kamu mo ke cabawan vi ? sendirian?" tanya adhi
" iya laah, soalnya ngga berani ke purwokerto... hehe"

kedua pasangan sejoli itupun pergi menuju meja makannya kemudian mbak mbak yang melayaniku pun datang membawa pesanan cakeku.

"lilinnya angka berapa mba?"
"dua mba.." ujarku sembari mencari handphone didalam tas. kupilih Menu kemudian camera.
"bentar mbak tak foto dulu"

cake pun siap dibawa , ku jinjing kue tersebut menuju xeon ku. Kardusnya sengaja kuminta diberi tali agar dapat digantung dibagian stang motor yang sebelah kiri.

otakku rasanya mulai bingung, tak tau harus lewat gajah mada atau jalan yang lebih kecil saja. Akhirnya kuputuskan untuk melewati jalan seperti biasanya saat menuju kampus, yang artinya aku harus memutar balik. Yah, putar balik. Memang lebih jauh jaraknya tetapi rasannya tak masalah apabila mengingat jalan gajah mada yang berisi truk-truk pengangkut barang dan mobil-mobil pribadi yang melaju cepat. hiiiyh.. membayangkannya saja sudah membuat nyali menciut sebesar ujung kuku.
tapi tiba tiba baru terpikir lagi olehku, bila melewati jalan yang biasanya menuju kampus mungkin lebih menyeramkan, karena kanan kiri sawah dan gelaaaaap... oh Allah,
air mata ku benar-benar ingin keluar, mulutku benar-benar mewek.. ini REAL! tapi masker yang selalu kupakai sepanjang menaiki motor membantu menutupi kemewekanku

yaah.. akhirnya kuputuskan saja untuk lewat jalan yang biasanya menuju kampus. hanya berharap semoga saja jalan tak sepi dan hanya memohon Allah mengabulkannya.

Dan ternyata Alhamdulillah, jalanan tak begitu sepi tetapi anginnya membuatku kedinginan. ya aku memang tak tahan dingin, padahal sudah kukenakan jaket tapi masih saja dingi,










Tidak ada komentar:

Posting Komentar